Sunday, September 23, 2007

Beyond Rangoon : apa arti damai




Menonton film ini sebenarnya kebetulan saja. Di awal cerita, digambarkan keindahan delta sungai Mekong dan stupa candi nan menawan diantara semburat jingga sunset. Patung raksasa Buddha yang tergeletak, diantara rimbunan hutan membuat saya penasaran.

Beyond Rangoon adalah film penuh dengan pergulatan batin manusia, ketidakberdayaan, perjuangan dibalut konflik politik Burma yang kental. Saya sempet mikir bahwa film ini khusus dibuat untuk menceritakan pada dunia tentang Aung San Suun Kyi tokoh demokrasi peraih Nobel 1991.

Cerita diawali perjalanan ke Burma oleh dua bersaudara dokter wanita Laura (Patricia Arquette) and Andy Bowman (Frances McDormand). Laura ditemani kakaknya ini ingin melupakan tragedy yang menimpa dirinya. Suami dan anak dibunuh dalam sebuah perampokan berdarah.

Tanpa sengaja, Laura terjebak dalam lautan demokrasi pelajar dipimpin Sun Kyi melawan junta militer. Walau selamat, ia menyaksikan perlawanan perempuan itu menghadapi militer dengan senyum. Karena kehilangan paspor, Laura terpaksa tinggal di Rangoon hingga mendapatkan surat jalan dari Kedutaannya. Kembali ia dipertemukan dengan Professor (A Aung Ko), seorang mantan dosen yang dilarang mengajar karena keberpihakannya dengan gerakan demokrasi. Dari sini dimulailah petualangan Laura untuk mengetahui apa yang terjadi di bumi Burma off beaten track dari atraksi turis. Beyond Rangoon.

Saya gemas dengan Patricia Arquatte yang bermain sebagai Laura. Dia tampil begitu ‘vulnarable’ sebagai perempuan. Emotionally unstable dan ringkih. Karakter Laura yang seharusnya berkembang, dengan pergulatan batin nampak kurang greget dimainkannya. Konflik batin tentang perannya sebagai dokter dan ketidakmampuannya untuk menyelamatkan nyawa tidak tergali lebih dalam. Patricia ini adalah pilihan kedua setelah Meg Ryan (dengan alasan yang engga diketahui) menolak peran ini. Waduh padahal menantang banget!

Sang Proffesor dimainkan oleh expat dari Burma, U Aung Ko tampil dengan bahasa tubuh yang bagus namun minim facial –expression. Agak datar gituh. Tapi bintang sebenarnya dari film ini tentu saja Aung Saan Sun Kyi. How could this woman influenced the whole nation? Waw…ngga bisa dibandingkan dengan Mega deh.

Beyond Rangoon adalah film penuh kekerasan. Saya harus memperingatkan anda yang enggak tahan film perang. Sutradara John Boorman nampaknya membiarkan detail2 perang terlihat jelas di layar. Belakangan ini saya mulai lihat film2 perang walau dengan hati berat seperti Saving Private Ryan. Tapi di Beyond Rangoon malah mengembalikan ingatan pada tragedy Semanggi sepuluh tahun lalu.

Saya sendiri cumin ngasih 2.5* untuk film ini. Banyak kedodoran di sisi script dan narasi. Akting juga enggak terlalu hebat. Tapi untuk sebuah film perang (konflik) Beyond Rangoon bisa dibilang diatas rata2.

Beyond Rangoon (1995)
Review : Movies
Category : Drama, based on actual event
My points : 2.5* (it's ok but shold be better)
Watched 23rd September 2007 at Taiwan TV

Directed by John Boorman. Written by John Boorman, Bill Rubenstein and Alex Lasker. Produced by John Boorman, Barry Spikings and Eric Pleskow. A Columbia release. Drama. Rated R for depiction of violent political oppression. Running time: 99 min